Dr. A. Iskandar Zulkarnain
Profil, karya, dan tautan resmi
Profil Resmi
Foto Iskandar Zulkarnain

Dr. A. ISKANDAR ZULKARNAIN, CRP.,CIFM.,GRCP.,CIB.,RIFA.,CWC.

Dr. A. Iskandar Zulkarnain adalah analis kebijakan keuangan publik, ahli keuangan dan perbankan syariah, serta pegiat ekonomi syariah. Melalui Iskandar Insight, ia menulis tentang keuangan publik, industri syariah, tata kelola kelembagaan, dan penguatan GRC (Governance, Risk, and Compliance).

Rekam Jejak

Dr. A. Iskandar Zulkarnain, adalah akademisi-praktisi senior dengan pengalaman lebih dari 35 tahun di bidang keuangan publik, keuangan syariah, manajemen risiko, dan tata kelola. Kontribusinya berfokus pada penguatan tata kelola lembaga publik melalui riset terapan, knowledge codification, dan integrasi teori–praktik kebijakan.

Saat ini ia menjabat sebagai Komisaris Independen pada perusahaan PMA berbasis di Singapura di bidang fintech dan innovative credit scoring, dengan fokus pada tata kelola, risiko, dan kepatuhan. Ia pernah menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) BPKH dan Direktur PT Balai Pustaka (Persero), serta aktif sebagai Dewan Penyantun UNIBA. Ia meraih Doktor Manajemen dan Bisnis dari Sekolah Bisnis IPB University dengan disertasi tentang rancang bangun pengelolaan keuangan haji yang berkontribusi pada pembahasan RUU terkait Amademen UU Pengelolaan Keuangan Haji.

Dalam kapasitasnya di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Dr. A. Iskandar Zulkarnain turut terlibat dalam proses transformasi Bank Muamalat Indonesia sebagai bagian dari penguatan industri perbankan syariah nasional. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Bank Muamalat Indonesia sebagai bank syariah pertama di Indonesia.

Transformasi tersebut kemudian diabadikan dalam buku “Bank Muamalat Reborn” yang ditulis oleh Dr. A. Iskandar Zulkarnain. Buku ini diapresiasi oleh Presiden Repiblik Indonesia ke 7 Bapak Ir. H. Joko Widodo dengan memberikan Kata Pengantar pada buku tersebut. Presiden menekankan pentingnya penguatan industri perbankan syariah nasional serta posisi Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi syariah dunia.

Sumber terkait:
PT PPA – Penguatan Perbankan Syariah BPKH dan Bank Muamalat
Bisnis Indonesia – Sejarah Panjang Muamalat
Bisnis Foto – Tambah Modal 3 Triliun Bank Muamalat

Pada periode 2013–2017, saat menjadi bagian dari Dewan Eksekutif Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES), Dr. A. Iskandar Zulkarnain turut berperan dalam inisiasi kampanye nasional Gerakan Ekonomi Syariah (GRES!) yang diluncurkan secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Silang Monas pada Ahad, 17 November 2013. Gerakan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam memperluas literasi ekonomi syariah dan mendorong ekonomi syariah sebagai gaya hidup inklusif di Indonesia.

Pada periode kepengurusan yang sama, ia juga berperan sebagai konseptor FGD “Menanti Bank BUMN Syariah” yang diselenggarakan di Kantor Kementerian BUMN pada 8 Mei 2013. Forum tersebut menghadirkan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Deputy Kementerian BUMN yang membawahi Perbankan, Kementerian Keuangan, Ketua Umum MUI, dan para pimpinan perbankan syariah, sebagai bagian dari diskursus awal konsolidasi perbankan syariah milik negara. Setelah penantian selama delapan tahun, gagasan tersebut terealisasi dengan lahirnya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang secara resmi diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 Februari 2021 (19 Jumadil Akhir 1442 H) di Istana Negara. BSI merupakan hasil penggabungan (merger) PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah, yang menjadi tonggak penting konsolidasi industri perbankan syariah nasional.

Sumber terkait:
Republika – Presiden SBY Luncurkan Gerakan Ekonomi Syariah
Bisnis Indonesia – Presiden SBY Ditunggu di Peluncuran GRES
Republika – BI Nilai Pembentukan Bank BUMN Syariah Diperlukan
Kompas – BTN Potensial Jadi Bank Syariah BUMN

Penghargaan Dan Kiprah Nasional & Internasional

Presiden Joko Widodo melantik A. Iskandar Zulkarnain sebagai Anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Pelantikan ini menandai fase baru tata kelola dana haji Indonesia yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah haji sebagai dana publik strategis.

Alumni Berprestasi Universitas Sebelas Maret (UNS). A. Iskandar Zulkarnain merupakan alumni Fakultas Ekonomi UNS Surakarta. Kiprah akademik dan profesionalnya mencerminkan kontribusi alumni UNS dalam penguatan kebijakan dana publik dan sistem keuangan syariah nasional.

Kiprah Internasional: Board of Expert pada International Association of Registered Financial Consultants (IARFC), berkontribusi pada pengembangan standar profesi, etika, dan tata kelola perencanaan keuangan lintas negara, khususnya dalam perspektif keuangan berkelanjutan dan syariah.

Kontributor IFN Islamic Finance News. Dr. A. Iskandar Zulkarnain juga dikenal sebagai kontributor pada IFN Islamic Finance News, media internasional terkemuka di bidang keuangan syariah. Salah satu tulisannya membahas tata kelola pengelolaan dana haji skala besar melalui artikel “Governance Design for Large-Scale Hajj Funds: What Practitioners Should Watch For”, yang menyoroti pentingnya desain kelembagaan, pengawasan, dan manajemen risiko dalam pengelolaan dana haji.

Sumber terkait:
IFN Islamic Finance News – Governance Design for Large-Scale Hajj Funds

Anggota Dewan Pembina Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Dr. A. Iskandar Zulkarnain juga tercatat sebagai bagian dari Dewan Pembina Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di bawah kepemimpinan Rosan Perkasa Roeslani, sebagai bagian dari penguatan sinergi dan pengembangan ekosistem ekonomi syariah nasional.

Ketua Bidang Wakaf Uang – Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI). Dalam kapasitas ini, Dr. A. Iskandar Zulkarnain aktif mendorong penguatan tata kelola, literasi, dan industrialisasi wakaf uang melalui sinergi dengan industri keuangan syariah, regulator, dan lembaga sosial keagamaan.

Sumber terkait:
Republika – Pengurus Pusat MES Resmi Dilantik
Majelis Ulama Indonesia – Struktur Lembaga Wakaf MUI

Dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah nasional, ia juga dikenal sebagai salah satu penggagas Gerakan Ekonomi Syariah (GRES!), sebuah inisiatif kolaboratif yang mendorong ekonomi syariah menjadi gaya hidup melalui penguatan literasi, inklusivitas, dan sinergi antar lembaga.

Pada periode 2013–2017, saat menjadi bagian dari Dewan Eksekutif Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES), Dr. A. Iskandar Zulkarnain berperan dalam inisiasi kampanye nasional Gerakan Ekonomi Syariah (GRES!). Gerakan ini diluncurkan secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Silang Monas pada Ahad, 17 November 2013, sebagai upaya masif meningkatkan literasi dan mendorong ekonomi syariah sebagai gaya hidup inklusif di Indonesia.

Pada periode kepengurusan yang sama, ia juga berperan sebagai konseptor FGD “Menanti Bank BUMN Syariah” yang diselenggarakan di Kantor Kementerian BUMN pada 8 Mei 2013. Forum tersebut menghadirkan Deputi Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Umum MUI sebagai bagian dari diskursus awal konsolidasi perbankan syariah milik negara.

Ia juga merupakan Founder dan Chief Executive Officer Hajj Umrah Center (HUC), sebuah lembaga profesional yang berdiri sejak 2017 dan berfokus pada konsultasi, pemantauan independen berbasis tata kelola, serta pengembangan layanan Haji dan Umrah dengan mengutamakan integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme.

Sumber: Investor.id – Kolaborasi GRES dan Mitra Mikro

Sumber terkait GRES! dan Bank BUMN Syariah:
Republika – Presiden SBY Luncurkan Gerakan Ekonomi Syariah
Bisnis Indonesia – Presiden SBY Ditunggu di Peluncuran GRES
Republika – BI Nilai Pembentukan Bank BUMN Syariah Diperlukan
KBR – BI Minta Pemerintah Segera Bentuk Bank BUMN Syariah
Kompas – BTN Potensial Jadi Bank Syariah BUMN
Antara – BI Nilai Pembentukan Bank BUMN Syariah Diperlukan
Investor Daily – Banyak Opsi Pembentukan Bank Syariah BUMN
Antara – Sistem Dual Banking Belum Seimbang

Tautan otoritas:
LinkedIn (profil resmi)
IARFC Indonesia
UNS, Alumni Berprestasi